Pertama kali ke Yogyakarta? Ini 15 tips simpel soal uang, transportasi, pakaian, makanan, dan etika lokal, supaya kamu bisa santai menikmati liburan.
Yogyakarta itu ramah, mudah, dan penuh kejutan. Beberapa tips kecil akan membuat kunjungan pertamamu jauh lebih lancar. Ini 15 hal yang selalu kami sampaikan kepada tamu di hari pertama.
Versi 30 detik
- Mulai pagi. Pagi hari sejuk dan sepi.
- Bawa uang tunai. Toko kecil sering tidak menerima kartu.
- Pakai aplikasi ojek dan taksi online. Harganya jelas sebelum berangkat.
- Berpakaian sopan di candi dan keraton.
- Minum air kemasan.
- Tersenyumlah. Itu membuka pintu di mana-mana.
Uang dan ponsel
1. Bawa uang tunai
Hotel dan restoran besar menerima kartu. Pasar, warung, dan toko kecil biasanya lebih suka uang tunai (rupiah). ATM mudah ditemukan di kota.
2. Pakai SIM atau eSIM lokal
Kuota murah dan cepat. Kamu butuh untuk peta dan aplikasi transportasi. Bisa diurus di bandara atau di kota.
3. Cek colokanmu
Indonesia memakai colokan dan voltase yang sama dengan sebagian besar Eropa daratan. Wisatawan dari Inggris perlu adaptor.
Berkeliling kota
4. Pakai Grab atau Gojek
Aplikasi ini menampilkan harga sebelum perjalanan. Cara sederhana untuk menghindari tawar-menawar soal tarif.
5. Sepakati harga di awal
Untuk becak dan taksi tradisional, sepakati harga sebelum naik.
6. Menyeberang pelan dan stabil
Motor ada di mana-mana. Berjalan dengan tenang dan stabil, jangan berhenti mendadak. Pengendara akan menghindarimu.
Pakaian dan cuaca
7. Berpakaian sopan di tempat suci
Tutup bahu dan lutut di candi, masjid, dan keraton. Selendang tipis atau celana pendek panjang sudah cukup.
8. Hadapi panasnya
Matahari kuat sepanjang tahun. Bawa tabir surya, topi, dan botol minum isi ulang. Jadwalkan wisata luar ruang di pagi hari.
Bingung menyusun rencana harianmu? Tanya kami lewat WhatsApp. Pendapat orang lokal gratis.
Makanan dan minuman
9. Jangan minum air keran
Pilih air kemasan atau air yang disaring. Es di restoran biasanya dibuat dari air yang aman, tapi tanyakan kalau ragu.
10. Cobalah kuliner jalanan
Makanlah di tempat warga makan. Cari warung yang ramai dengan makanan segar dan panas. Gudeg, olahan nangka muda yang manis, adalah ciri khas Yogyakarta.
11. Pedas itu benar-benar pedas
Bilang "tidak pedas" kalau kamu suka yang ringan. Sambal bisa ditambah sendiri di meja.
Etika dan budaya
12. Gunakan tangan kanan
Memberi, menerima, dan makan dengan tangan kanan. Tangan kiri dianggap kurang sopan.
13. Lepas sepatu
Lakukan saat masuk rumah, masjid, dan beberapa toko. Kalau melihat sepatu di depan pintu, lepaskan juga sepatumu.
14. Pelajari tiga kata kecil
- Terima kasih: thank you
- Matur nuwun: terima kasih dalam bahasa Jawa (warga suka mendengarnya)
- Enak!: lezat!
Tetap aman
15. Waspada seperti di kota mana pun
Yogyakarta umumnya santai dan ramah. Jaga ponsel dan dompet di keramaian, abaikan orang yang bilang suatu tempat "tutup hari ini" lalu mengajakmu ke tempat lain, dan ambil asuransi perjalanan.
Satu tips terakhir
Jangan memaksa melihat semuanya. Sisakan satu jam kosong untuk ngopi atau jalan di desa. Sering kali itu bagian terbaik perjalanan.
Butuh teman orang lokal?
Kamu bisa melakukan semua ini sendiri, dan banyak wisatawan melakukannya. Kalau ingin pendapat orang lokal soal rencanamu, atau hari yang santai bersama orang yang paham jalanannya, kami senang mengobrol. Tanpa paksaan sama sekali.
Chat kami di WhatsApp: 0812 2804 6928
Experience Java Tour, Yogyakarta. Selamat berlibur!